Powered by Blogger.

October Reads

Reading scene from Matilda
Scene from Matilda (1996) | Bookstr

Pengunjung blog ini semakin lama semakin sedikit dibandingkan tahun 2009-2011 ketika orang-orang masih tekun ngeblog dan orang-orang dengan ramah ingin saling tukar link blog. Siapa coba yang masih membaca blog ketika media-media online dengan mudahnya menerbitkan artikel-artikel dengan redundasi kata yang bisa dibaca 2 menit saja, dan banyaknya thread sensasional di Twitter atau artikel yang dibumbui banyak pesan moral di timeline LINE? Tapi, orang-orang yang tetap menerbitkan tulisan di blognya bahkan setelah berbagai macam media online muncul adalah orang-orang berdedikasi tinggi dan layak diapresiasi--jadi, kalau ada temanmu yang berbagi link tulisan blog terbaru di sosial medianya, dibaca, ya!!!

Karena waktu luangku banyak dan orang-orang tidak puas di luar sana (dan internet) yang selalu bertanya, "Kamu sudah menghasilkan apa saja???", aku ingin mencoba produktif di tengah-tengah sistem ekonomi ini--yah, kalau bisa disebut produktif--dengan mulai menulis di blog lagi. Di awal bulan Oktober, aku sudah menulis tentang pengalaman menggunakan layanan streaming film Catchplay dan Google Play Movies di sini. Di postingan kali ini (dan akhir bulan), aku ingin mengulas tentang buku-buku yang selesai kubaca di bulan Oktober.

Google Play Movies dan Catchplay, layanan streaming untuk menonton film secara legal


Sebagai seseorang yang memiliki hobi nonton film, aku masih belum bisa menunaikan kewajibanku untuk mendukung industri perfilman secara materiyaitu menonton secara legalketika menonton film-film atau serial-serial TV. Tentu saja, sih, aku masih bisa menonton secara legal di bioskop, dapat bonus kualitas suara dan gambar yang mengagumkan. Tapi, kan, terbatas di film-film terbaru saja yang terkadang beberapa di antaranya harus dipotong sekian menit karena sensor.