13/08/11

Jawab saja jika kau memang mau

1. “Kau bisa melihat gugusan bintang di arah Barat sana? Dapatkah kau memberitahukan kepadaku berapa nilai sudut sinus, cosinus, dan tangent dari gugusan bintang itu?” tanya salah seorang teman yang satu tenda denganmu ketika kau sedang mengikuti sebuah perkemahan.

2. “Aku butuh bantuanmu, tolong. Bisakah kau memberitahuku berapa dioptri kekuatan lensa kacamataku ini?” jerit seorang wanita separuh baya ketika kau sedang berada di sebuah klinik dokter mata.

3. “Hei, Nak. Kau lihat jamur ini? Aku bertanya-tanya bagaimana dia melakukan pembuahan. Maukah kau menjelaskannya kepadaku, please?” tanya seorang tukang kebun sambil membawa sebungkus plastik berisi Amanita sp dan Pteridophyta ketika kau sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah.

4. “Aku tidak mengerti dengan ini. Apakah senyawa ini bisa disebut senyawa redoks?” bisik seorang bapak sambil memberikan selembar kertas berisi berbagai macam senyawa ketika kau sedang berbelanja di sebuah supermarket.

Kadang-kadang aku membayangkan ini. Hal-hal yang kau pelajari di sekolah akhirnya ditanyakan oleh sekelumit orang yang begitu penasaran. Apa yang akan kau jawab kepada mereka? Apa yang akan kau lakukan selanjutnya?

(Di-copy-paste dari sini)

p.s. Kau tahu bagaimana rasanya saat suatu hari kau iseng membaca-baca jurnal lama dan menemukan berbagai hal menarik yang telah kau tulis dan nyaris tak dapat percaya bahwa kau-lah orang yang menulis jurnal menarik itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya, Kawan. Maaf komennya dimoderasi. ^,^