31/05/10

Finger crossed

Seminggu nggak nge-posting kayak udah sebulan aja nggak nge-posting (hey, padahal seminggu loh! S-e-m-i-n-g-g-u!). Oke, jadi diriku ini nggak nge-posting selama seminggu karena harus bercengkrama dengan test seleksi di Smansa. Ahahaha, akhirnya setelah sekian lama menunggu, kau datang juga, wahai test seleksi!

Sehari sebelumnya, aku stay di rumah. Walaupun orang-orang serumah pergi ke Jakarta. Pengen ikut sih sebenarnya tapi kan besok... Oke, demi Smansa, demi laptop! Aku meneriakkan kata-kata itu di dalam hati. Maksudnya buat menyemangati gitu loh.

Hari pertama disuguhkan Bahasa Indonesia dan IPA. B.Indo gampang loh, hahaha. Ada soal yang menanyakan arti kronologis, pemilihan kata itu disebutnya frasa atau diksi, terus.... aku lupa. Kalo IPA, yeah, fisikanya lumayan lah bisa dihitung-hitung. Lah, ini biologinya JAUH dari yang aku pelajari kemarin! Pertanyaannya tuh bikin aku berdebat sama diri sendiri. Makanya, pas udah selesai aku baca lagi soal-soalnya berulang-ulang. Jawabannya hampir mirip, makanya harus teliti menjawab.

Terus, hari kedua disuguhkan Bahasa Inggris dan Matematika. Olalala, ketemu lagi deh sama Matematika (halo Matematika!). Bahasa Inggris nggak segampang B.Indo. Soal-soalnya tuh kebanyakan fill in the blank. Dan...., matematika. Jangan tanya deh, aku udah angkat bendera putih. Pengawasnya datang telat dan belum juga sepuluh soal terselesaikan, waktunya tiga puluh menit lagi.

Hari ketiga IPS. Kalo boleh jujur, soal-soalnya lebih membingungkan daripada biologi. Aku jawab aja berdasarkan feeling dan menurut pengetahuanku.

Soal-soalnya kebanyakan nggak sesuai sama yang dipelajari. Terus, seolah menguji sampai di mana kemampuan en pengetahuan kita.

Waktu sepulang test, rasanya otakku masih ada di dalam ruang test. Berkali-kali aku menyilangkan jari-jariku saat mengerjakan.

Terus, tibalah psikotes. Yeah, begitulah psikotes. Mengerjakan soal tapi pake waktu dan waktunya harus digunakan baik-baik. Ada tuh soal-soal matematika dan waktunya cuma berapa ya? Kalau nggak salah 7 atau 8 menit gitu. Sederhana sih soal-soalnya tapi kan ngitungnya itu loh.

Yeah, semoga aja diterima deh. Soalnya, kalo misalnya diterima aku punya beberapa misi yang harus dikerjakan (halah!). Yeah, aku sudah memberikan yang terbaik, udah berusaha. Semoga ya Allah, diterima.

PS. oh iya, pengumuman seleksinya tanggal 8 Juni. Ha, masih seminggu lagi.

19/05/10

Selalu ada buku yang bisa dibaca


Akhirnya Breaking Dawn habis juga dilahap olehku. Aku melahapnya dari hari Kamis minggu kemarin sampai hari Selasa kemarin. Nah nah, berapa hari tuh? Lima hari, yeah. Waktu di tengah-tengahnya aku sempat bosan, pengen ganti buku aja, pengen cepet-cepet selesai. Terus, aku baca aja terus. Lama-lama nggak bosan lagi deh.

Breaking Dawn dibagi jadi tiga buku (maksudnya kayak tiga part gitu deh). Buku kesatu itu dari sudut pandang Bella. Wuhuiiii, Bella nikah sama Edward. Tentu saja, Bella mau. Kan Edward mengajukan syarat ke Bella - kalo Bella ingin Edward yang mengubahnya jadi vampir, berarti Bella harus nikah sama Edward. Yeah, tentu saja waktu Bella memberitahukannya ke orang tuanya, mereka langsung kaget, tapi nggak marah si Bella kawin muda :p malahan mereka bahagia.

Terus, buku kedua dari sudut pandang Jacob. Hahah, kebanyakan sih percakapannya dalam wujud serigala. Tapi, lumayan seru juga diikuti. Apalagi Seth Clearwater! Wuhuiiiii, saya suka sama dia. Dia satu-satunya werewolf yang berteman baik sama vampir, apalagi sama Edward.

Buku ketiga dari sudut pandang Bella lagi. Kali ini, si Bella udah melahirkan dan punya anak perempuan. Namanya Renesmee Carlie Cullen. Matanya mirip sama Bella - warna cokelat, wajahnya rupawan mirip Edward, en rambutnya ikal seperti Charlie, papanya Bella. Renesmee ini setengah vampir setengah manusia. Makanya, waktu Renesmee masih ada dalam kandungan Bella, si Bella harus minum darah (padahal waktu mengandung, Bella masih manusia). Nama Renesmee gabungan dari Renee (mamanya Bella) dan Esme (mamanya Edward). Terus, Carlie gabungan dari Carlisle (papanya Edward) en Charlie. Nama panggilannya Renesmee itu Nessie (Jacob yang memberi nama panggilan itu). HAHAHAHAHAHA, hampir ngakak waktu baca nama panggilan Renesmee.

Maaf deh, aku kelewat malas untuk menceritakannya sampai habis. Kalau berminat, silahkan baca! Atau nggak baca aja artikel di situs Twilight Wikia.

-----------------

Tau nggak, hari-hariku jadi amat sangat bosan tanpa buku bacaan (apalagi dengan status saya sekarang yang udah jadi pelajar-mau-naik-ke-kelas-sepuluh-sebentar-lagi). Nyaris nggak ada yang bisa dilakukan waktu siang bolong - hanya online, baca, tidur siang (yang nggak disengaja), dan melakukan kebiasaan seperti manusia lainnya. Jadi, waktu siang hari tiba, aku habiskan aja waktuku buat baca. Dan sekarang Breaking Dawn udah habis, aku baca aja deh buku-buku lama. Aku baca Because of Winn-Dixie yang udah habis semalam, terus sekarang lagi baca Matilda.

Oh tolong deh percepat waktu. Panggil Doraemon. Aku pengen cepat-cepat meninggalkan statusku yang sekarang dan menjadi pelajar-yang-udah-kelas-sepuluh dan mengerjakan setumpuk PR lagi - bukannya membaca buku-buku pelajaran persiapan ujian.

ps. MINGGU DEPAN UJIAN SMANSA, YEAAAAAH!!!!

17/05/10

6 days...

Aku belum sepenuhnya bebas. Kenapa? Soalnya masih harus berkutat dengan soal-soal test seleksi di Smansa. Apa itu Smansa? Smansa itu SMAN 1 (atau kau bisa menyebutnya salah satu RSBI di Karawang). Yeah, aku tahu aku tahu. Karawang kota kecil sih. Jadinya, cuman ada satu RSBI en SMA favorit lainnya selain Smansa (SMA 5, SMA 3, en SMKN 1 - ini juga RSBI sama-sama test).

Testnya dimulai hari Senin nanti tanggal 24 sampai 27 Mei. Terus, dilanjut wawancara bahasa Inggris tanggal 29 Mei. Pengumumannya tanggal 8 Juni. Abuset, nunggu seminggu deh. Tapi, ga pa-pa lah, kan ntar sesudah test bebas lagi yuhuy!

Gimana kalo misalnya gak lulus test?

Dih, gamau gamau! Pokoknya harus lulus. Itu satu-satunya penentu masa depanku. Kalo misalnya aku gagal, hancur sudah semua impianku, sia-sia deh perjuanganku, sia-sia juga bermimpi macam-macam. Yeah, semoga oh semoga, diterima di Smansa amin.

PS. semoga test-nya gak susah!

07/05/10

Akhirnya!

Pengumuman lulus nggaknya seorang pelajar kelas 3 SMP - hari ini. Hari Jumat jam satu siang dan itu udah waktu yang amat sangat telat. Pelajar kelas 3 SMP lainnya (maksudku selain SMP-ku) udah mengetahui nasib mereka. Sedangkan, SMP-ku baru diumumkan jam satu. Shit school..

Hari Jumat paginya aku sengaja nggak dateng ke sekolah (soalnya buat apa coba?). Aku malah menghabiskan waktu baca "The Lost Symbol". Gila, ini buku udah setebal batu bata, penuh sejarah pula. Aku paling malas membaca di saat tokoh bernama Katherine dengan Peter bercakap-cakap tentang sejarah mengenai hal-hal zaman dulu yang dikaitkan dengan penelitian Katherine nantinya (tuh kan, aku juga nggak tau lagi ngoceh apaan). Tapi, emang bener sih pembaca seolah-olah nggak pengen berhenti baca sampai tuntas. "The Lost Symbol" juga banyak vocabulary baru *dalam bahasa Indonesia* - tentu saja. Kalau ada kata-kata yang nggak aku ngerti aku skip aja. Baru sampai adegan di mana si Katherine en Peter ngoceh tentang sejarah, aku langsung nyerah dan mengembalikan bukunya ke rak. Lagipula, aku kan cuman iseng *en sedikit tergoda* buat baca bukunya.

Oke, lanjut.

Selama menunggu jarum panjang menunjuk angka dua belas dan jarum pendek menunjuk angka satu, aku lumayan deg-degan. Gimana nasibku? Ntar aku ikut UN ulangan gak? (kalau begitu harus melahap buku pelajaran lagi deh) Rata-rata nilaiku berapa? Lulus atau nggak?

Kalo misalnya aku nggak lulus, no problem sih sebenarnya. Ntar kalo misalnya gak lulus, aku bertekad untuk mengubah rata-rata yang jumlahnya kecil itu jadi 40 (ha! puas!). Nggak bakal bunuh diri deh. Duileee, nggak lulus aja sampe bunuh diri begitu. Ingat kata d'Masiv, "Hidup adalah anugerah". *tuing*

Sementara anaknya temen Mama udah tau nasibnya dan dia LULUS. Parah, aku kan makin worried.

Akhirnya, aku menerima kertas pengumumannya (yang tampak seperti kertas HVS biasa) dan di situ ada namaku dan nomor peserta ujianku dan tulisan TIDAK LULUS dicoret dan di sebelahnya tulisan LULUS tampak berkilau menyilaukan *di mataku*. Di bawahnya ada angka 32.70 ditulis pake spidol.

ALHAMDULILLAH.

Biarin deh NEM-nya nggak gede-gede amat *bukan 40 maksudku*. Yang penting lulus en hasil jerih payah sendiri, yeah!

03/05/10

Ketika Edward meninggalkan Bella

Yahoo! Dalam waktu seminggu "New Moon" habis dilahap olehku. Aku menyelesaikan 'memakan' buku ini hari Jumat lalu.

Memang sih, saat di tengah-tengah cerita, aku bosan dan pengen baca buku yang lain. Terus, aku berhenti baca sebentar sebelum melanjutkan lagi. Waktu aku melanjutkan baca, aku jadi makin terbenam sama ceritanya. Saat bacanya udah sampai akhir, aku jadi ingin baca kelanjutannya.

Oke, di "New Moon" tuh, Bella dan Edward udah resmi pacaran gitu deh. Terus, keluarganya Edward merencanakan sesuatu buat ultahnya Bella tanggal 13 September. Umur Bella bertambah jadi 18 tahun. Sedangkan Edward - dia kan vampir dan Stephenie Meyer menceritakan kalo vampir hidup selamanya dan bisa memilih umur (maksudnya, jika kau memilih berumur 17 tahun, maka kau akan hidup selamanya menjadi seorang vampir berumur 17 tahun). Tentu saja, masalah umur ini membuat Bella gelisah. Dia kan nggak mau dirinya jadi tua sementara Edward *selamanya* berumur 17 tahun.

Oke, lanjut. Jadi, keluarga Edward memberi banyak banget hadiah. Ada yang kasih kado stereo buat truknya Bella, tiket pesawat buat ke Florida. Terus, waktu Bella mau buka kado selanjutnya, tangannya berdarah kena ujung kertas kado. Dan tentu saja, saudara laki-laki Edward, Jasper (yang belum terlalu membiasakan diri menjadi vegetarian) nggak bisa mengendalikan dirinya saat melihat darah. Keadaan jadi kacau balau deh.

Singkat cerita, akhirnya Edward en keluarganya pergi meninggalkan Bella. Sejak itu, Bella jadi amat sangat menderita dan merasa seolah-olah ada luka menganga di dadanya. Tapi, untung deh ada Jacob Black (yang ternyata seorang werewolf - mungkin bukan seorang ya? Seekor, mungkin). Jacob membuat Bella tertawa dan menjadikan Bella seperti 'manusia' lagi. Jacob mengajari Bella naik motor dan mengajak Bella terjun bebas dari tebing.

Suatu hari, Bella tergoda buat terjun bebas dari tebing. Dia langsung melakukannya tanpa menunggu Jacob. Dan, saudara cewek Edward, Alice (yang bisa melihat sesuatu lewat pikirannya) menduga kalau Bella mau bunuh diri. Padahal kan, Bella cuma iseng. Timbul deh masalahnya. Edward jadi merasa bersalah begitu tahu kalau Bella bunuh diri dan segera pergi ke Volterra. Itu tempat di mana keluarga vampir paling tua tinggal. PS. kalau mau cari mati, aku rekomendasikan: pergilah ke keluarga vampir itu.

Alice segera menemui Bella dan berdua deh mereka pergi menyusul Edward. Akhirnya, Edward nggak jadi 'mati' dan tinggal bersama Bella.

Kadang-kadang di Twilight Saga ada adegan yang lucu juga. Misalnya di "New Moon". Aku ketawa waktu baca:

"Bukan Jacob namanya kalau tidak bisa mengakali perintah," gumam Emily. Ia memandangiku, dan tak satu pun dari dua bagian wajah yang dulu cantik itu terlihat ramah. "Jadi, kau ini si cewek vampir."


Aku mengejang. "Ya. Kalau kau cewek serigala?"

Emily itu tunangannya Sam, pemimpin para werewolf - kalau bisa dibilang begitu. Makanya, Bella bilang, "Kalau kau cewek serigala?" Hahaha, I love Bella Swan, yeah!

Tertarik untuk nonton filmnya? Ah, biasa aja. Bagiku cukup baca novelnya aja dan melihat foto-foto dari filmnya (setelah baca novelnya, tentu saja - biar bisa membayangkan).